<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8493">
 <titleInfo>
  <title>Slow Productivity:</title>
  <subTitle>Seni yang Terlupakan untuk Tetap Produktif Tanpa Burnout</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cal Newport</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
   <publisher>Renebook</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxii+245 hlm.;ilus.; 14x20cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dari penulis buku terlaris New York Times Digital Minimalism and Deep Work, sebuah filosofi inovatif untuk mengejar pencapaian yang bermakna sambil menghindari beban berlebih&#13;
&#13;
Definisi kita saat ini tentang &quot;produktivitas&quot; sudah rusak. Hal itu mendorong kita untuk memperlakukan kesibukan sebagai pengganti upaya yang bermanfaat, yang mengarah pada daftar tugas yang sangat panjang dan rapat yang tak henti-hentinya. Kita kewalahan dengan semua yang harus kita lakukan dan berada di ambang kejenuhan, dibiarkan memutuskan antara menyerah pada budaya kerja keras yang menguras jiwa atau menolak ambisi sama sekali. Namun, apakah ini benar-benar satu-satunya pilihan kita?&#13;
Dalam buku yang tepat waktu dan provokatif ini, Cal Newport memanfaatkan kebijaksanaan para pekerja pengetahuan tradisional ini untuk mengubah pekerjaan modern kita secara radikal. Berdasarkan penelitian mendalam tentang kebiasaan dan pola pikir berbagai pemikir ternama – dari Galileo dan Isaac Newton, hingga Jane Austen dan Georgia O’Keefe – Newport memaparkan prinsip-prinsip utama “produktivitas lambat,” alternatif yang lebih berkelanjutan untuk mengatasi rasa kewalahan tanpa tujuan yang mewarnai momen kita saat ini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Motivasi</topic>
 </subject>
 <classification>153.4</classification>
 <identifier type="isbn">9786238945993</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Mikroskil Open Source Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>153.4/NEW.s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">E28068900000500225459204</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>153.4/NEW.s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>doww.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8493</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-23 14:14:38</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-23 14:16:30</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>